• 2025 gambar 1
  • 2025 gambar 2
  • 2025 gambar 3

Selamat Datang di Website MTsN 3 KOTA SURABAYA. Terima Kasih Kunjungannya

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


MTsN 3 KOTA SURABAYA

NPSN : 20583877

Jl.Medokan Asri Tengah Surabaya


info@mtsn3kotasurabaya.sch.id

TLP : 031-8713429


          

Prestasi Siswa


Juara 1 Karya Tulis Ilmiah

Kompetisi Ilmiah Palang Merah Remaja (KIMPARA) 2025 se Surabaya pada 9 Agustus 2025



:: Selengkapnya

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 1009585
Pengunjung : 342535
Hari ini : 23
Hits hari ini : 291
Member Online : 0
IP : 216.73.216.111
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla

Status Member

MTsN 3 Kota Surabaya buka program Cara Cepat Baca Kitab Kuning Metode Al Miftah Lil Ulum Sidogiri




Surabaya, Senin 20 April 2026 – MTsN 3 Kota Surabaya resmi membuka program inovatif bertajuk Cara Cepat Baca Kitab Kuning dengan menggunakan metode Al Miftah Lil Ulum Sidogiri. Program yang diharapkan dapat meningkatkan kemampuan membaca dan memahami kitab kuning ini dibuka secara langsung oleh Kepala MTsN 3 Kota Surabaya, Dra. Asmiati, M.Pd., di aula utama madrasah.


Angkatan pertama program ini diikuti oleh 15 peserta didik terpilih yang telah melewati seleksi ketat, menunjukkan antusiasme dan komitmen tinggi dalam mendalami ilmu agama Islam. Kehadiran program ini menjadi angin segar bagi para siswa yang ingin memperkuat pondasi keilmuan mereka khususnya dalam memahami khazanah literatur klasik Islam yang selama ini menjadi rujukan utama dalam pendidikan agama tradisional.


Dalam sambutannya, Dra. Asmiati, M.Pd., menyampaikan harapan besar agar program ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran semata, tetapi juga menjadi jembatan untuk memperdalam ilmu agama Islam secara langsung dari sumber primer, yaitu kitab kuning. “Dengan metode Al Miftah Lil Ulum Sidogiri, kami berharap para peserta didik dapat lebih cepat dan tepat dalam membaca kitab kuning, sehingga pemahaman mereka terhadap ajaran Islam akan semakin mendalam dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Asmiati dengan penuh semangat.



Metode Al Miftah Lil Ulum Sidogiri sendiri dikenal sebagai pendekatan yang sistematis dan efektif dalam mengajarkan cara membaca kitab kuning, yang selama ini dikenal cukup menantang bagi banyak pelajar. Metode ini menggabungkan teknik pengajaran klasik Sidogiri yang telah teruji selama berabad-abad dengan pendekatan modern sehingga memudahkan peserta dalam memahami bahasa Arab klasik dan konteks kitab-kitab fiqh, tafsir, hadis, serta ilmu-ilmu Islam lainnya.


Program ini juga diharapkan dapat menjembatani kesenjangan antara pendidikan agama konvensional dan kebutuhan siswa dalam menghadapi tantangan zaman. Dengan kemampuan membaca kitab kuning yang mumpuni, para peserta didik tidak hanya akan memperoleh nilai akademis yang lebih baik, namun juga mampu menginternalisasi nilai-nilai Islam secara lebih mendalam dan kritis.


Selain itu, pembukaan program ini menjadi bukti nyata komitmen MTsN 3 Kota Surabaya dalam mengembangkan kualitas pendidikan agama yang adaptif dan inovatif. Kepala madrasah menegaskan bahwa madrasah akan terus berupaya menghadirkan program-program yang relevan dan berdampak positif bagi pengembangan keilmuan serta karakter siswa.


Para peserta pun tampak antusias menyambut program ini. Salah satu siswa terpilih mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan yang diberikan. “Saya merasa bangga dan termotivasi bisa mengikuti program ini. Saya yakin dengan bimbingan metode Al Miftah Lil Ulum Sidogiri, saya bisa lebih cepat memahami kitab kuning dan memperkaya wawasan keagamaan saya,” ujarnya.


Melihat berbagai manfaat dan potensi positif yang ditawarkan, program Cara Cepat Baca Kitab Kuning ini diharapkan dapat menjadi model pembelajaran yang bisa direplikasi di madrasah-madrasah lain di Indonesia, khususnya yang ingin menguatkan pendidikan agama berbasis literatur klasik Islam.


Dengan pembukaan yang penuh semangat ini, MTsN 3 Kota Surabaya membuka lembaran baru dalam perjalanan pendidikan agama, menegaskan bahwa tradisi keilmuan Islam tidak hanya perlu dilestarikan, tetapi juga terus dikembangkan agar relevan dengan kebutuhan generasi masa kini dan masa depan. Semoga program ini berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi seluruh peserta didik dan civitas akademika MTsN 3 Kota Surabaya. (Abd)



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :





   Kembali ke Atas