Stakeholder MTsN 3 Kota Surabaya Ikuti Penguatan Effective Leadership

Surabaya — Kepala MTsN 3 Kota Surabaya bersama Kepala Tata Usaha dan seluruh Wakil Kepala Madrasah mengikuti kegiatan penguatan Effective Leadership dalam rangka mewujudkan madrasah yang berakhlak mulia serta mendunia. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kota Surabaya di Utama Raya Situbondo pada 18–19 April 2026, dan berlangsung dengan lancar serta penuh antusiasme.
Kegiatan diawali dengan pemaparan materi oleh Kasi Pendma Kankemenag Kota Surabaya, Agus Yulianto, S.Pd., M.Pd., yang dipandu oleh Bapak Abdul Kholiq, M.Pd. Dalam paparannya, Yulianto menekankan pentingnya manajemen kepemimpinan madrasah dalam membentuk lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat dan mampu bersaing di tingkat global. Ia juga menegaskan bahwa madrasah perlu memiliki ciri khas dan keunggulan, khususnya dalam pembinaan akhlak peserta didik.
Beberapa poin utama yang menjadi perhatian dalam kegiatan ini antara lain penanaman akhlak mulia sebagai prioritas utama pendidikan madrasah, serta penguatan program “Madrasah Cinta Al-Qur’an”, yang mendorong peserta didik untuk menjadi penghafal Al-Qur’an.
Acara dilanjutkan dengan sambutan Kepala Kankemenag Kota Surabaya, Bapak Dr. H. Muhammad Muslim, S.Ag., M.Sy. Dalam sambutannya, beliau menegaskan sejumlah program wajib yang harus dijalankan oleh madrasah, di antaranya program tahfidzul Qur’an, program pembelajaran kitab kuning, penambahan tenaga guru tahfidz di setiap madrasah, serta peningkatan kualitas pelayanan yang tepat, cepat, dan ramah.
Selanjutnya acara inti yaitu pembinaan sekaligus pembukaan resmi penguatan Effective Leadership disampaikan oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Dr. K.H. Akhmad Sruji Bahtiar, M.Pd.I. Dalam arahannya, beliau memberikan motivasi kepada seluruh pimpinan dan guru agar senantiasa rendah hati serta terus meningkatkan kualitas diri. Beliau juga mengingatkan pentingnya sikap tidak merasa paling pintar atau paling berjasa, melainkan mengedepankan pelayanan yang baik dan memiliki empati intelektual.
Dalam sesi tersebut juga ditekankan pentingnya kemampuan berpikir kritis, penguatan literasi, serta keterampilan memecahkan masalah. Para pimpinan madrasah dan guru diharapkan mampu mengamati, mendengar, dan menindaklanjuti berbagai masukan secara bijak, serta memahami regulasi dan standar operasional prosedur (SOP) dalam menjalankan tugas.
Kegiatan ditutup dengan ajakan untuk bermuhasabah diri, bahwa setiap keberhasilan tidak terlepas dari usaha yang dilakukan dengan izin Allah SWT. Acara kemudian diakhiri dengan prosesi serah terima tali asih kepada Kasubag Kemenag Kota Surabaya, Arifin, sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian beliau menjelang akhir masa tugasnya dan ditutup dengan doa.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh Pimpinan dan jajarannya dapat mengimplementasikan hasil pembinaan dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah yang berakhlak mulia dan mendunia. (LL)
Share This Post To :
Kembali ke Atas
Berita Lainnya :
- MTsN 3 Kota Surabaya Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026
- Menebar Keimanan dan Kepedulian Melalui Penyembelihan Hewan Qurban di MTsN 3 Kota Surabaya
- Penutupan Service Learning di MTsN 3 Kota Surabaya
- Perpisahan Mahasiswa MBKM UINSA 2026
- Semangat Disiplin dan Prestasi Warnai Upacara Bendera di MTsN 3 Kota Surabaya
Kembali ke Atas
