• 2025 gambar 1
  • 2025 gambar 2
  • 2025 gambar 3

Selamat Datang di Website MTsN 3 KOTA SURABAYA. Terima Kasih Kunjungannya

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


MTsN 3 KOTA SURABAYA

NPSN : 20583877

Jl.Medokan Asri Tengah Surabaya


info@mtsn3kotasurabaya.sch.id

TLP : 031-8713429


          

Prestasi Siswa


Juara 3

Seni Tunggal Tangan Kosongan Putri Tapak Suci Student National Championship 2025 di GOR Pertamina Universitas Barawijaya Malang pada 28-29 Juli 2025



:: Selengkapnya

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 1009876
Pengunjung : 342537
Hari ini : 25
Hits hari ini : 582
Member Online : 0
IP : 216.73.216.111
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla

Status Member

Rihlah Ilmiah Santri Mahad Baitul Hikmah MTsN 3 Kota Surabaya ke Yogyakarta




Surabaya — Sebanyak puluhan santri Mahad Baitul Hikmah MTsN 3 Kota Surabaya melaksanakan rihlah ilmiah ke Yogyakarta pada 10–11 April 2026. Kegiatan yang bersifat edukatif dan spiritual ini mengunjungi Pondok Pesantren Rohmatul Umam di kawasan Parangtritis, Ibarbo Park, serta kawasan Malioboro. Rombongan didampingi pengurus, asatidz Mahad Baitul Hikmah, dan Kepala MTsN 3 Kota Surabaya, Dra. Asmiati, M.Pd.


Dalam kunjungan ke Pondok Pesantren, santri mendapatkan sesi dialog dan studi banding tentang manajemen pondok pesantren. Pengasuh pondok menyampaikan praktik tata kelola intern, kurikulum pendidikan, pembinaan karakter santri. Sesi tanya jawab berlangsung interaktif; santri dan asatidz menggali aspek pengelolaan manajemen kepesantrenan, serta program yang efektif.


Pada hari yang sama, rombongan juga mengunjungi Ibarbo Park untuk studi pengelolaan ruang publik, sarana edukasi, dan inovasi ruang hijau perkotaan. Kunjungan ini menekankan pengalaman pembelajaran di luar kelas tentang pengelolaan fasilitas, interaksi sosial, serta konsep wisata edukatif yang ramah keluarga. Kegiatan ditutup dengan kunjungan ke Malioboro sebagai bagian dari pengenalan budaya, sejarah kota Yogyakarta, dan praktik etika publik bagi santri saat berinteraksi dalam ruang sosial yang heterogen.


Dra. Asmiati, M.Pd. menjelaskan tujuan rihlah ini: “Tujuan rihlah adalah belajar tentang pengelolaan pondok pesantren dan melakukan tadabbur alam untuk memperkaya pengalaman spiritual dan pengetahuan santri. Kami ingin santri tidak hanya memahami teori di madrasah, tetapi juga praktik manajemen pesantren dan penghargaan terhadap lingkungan.” Pernyataan ini menggambarkan kombinasi tujuan administratif dan spiritual dari kegiatan.


Dampak dan manfaat yang diharapkan dari kegiatan ini meliputi peningkatan wawasan manajerial bagi pengurus asrama, pengayaan pengalaman spiritual dan ekologis bagi santri, serta penguatan jejaring antar-lembaga pendidikan keagamaan. Selain itu, kegiatan lapang seperti tadabbur dan kunjungan budaya diharapkan menumbuhkan sikap toleransi, kedewasaan sosial, dan kebanggaan kultural. (Abd)



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :





   Kembali ke Atas