Pelatihan Pembuatan Majalah Digital Madrasah Digelar di MTsN 3 Kota Surabaya

SURABAYA - Ruang pertemuan MTsN 3 Kota Surabaya menjadi lokasi terselenggaranya pelatihan pembuatan majalah digital bagi tenaga pendidik dan kependidikan madrasah pada Selasa, 13 Januari 2026. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Madrasah, Dra. Asmiati, M.Pd., yang menyampaikan sambutan dan arah kebijakan terkait penguatan literasi digital dan pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi informasi.
Dalam sambutannya, dia menekankan pentingnya majalah digital sebagai sarana dokumentasi, publikasi prestasi siswa, serta media pengayaan pembelajaran dan komunikasi antara madrasah, orang tua, dan masyarakat. Ia mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan pelatihan ini sebagai kesempatan meningkatkan kompetensi digital, kreativitas, dan kolaborasi antar guru serta staf, sehingga produk majalah digital yang dihasilkan tidak hanya informatif tetapi juga menarik dan sesuai standar etika jurnalistik pendidikan.
Sebagai pemateri, Eko Prasetyo dari Media Guru menyajikan materi terstruktur mengenai tahapan pembuatan majalah digital, mulai dari perencanaan konten, penulisan berita dan feature, desain tata letak, pemilihan foto dan multimedia, hingga publikasi serta pemeliharaan platform digital. Eko membagikan teknik praktis menggunakan perangkat lunak desain sederhana dan platform penerbitan yang ramah pengguna, sekaligus memberikan tips pengelolaan redaksi, pembagian tugas, serta strategi meningkatkan keterlibatan pembaca melalui media sosial dan optimasi mesin pencari.
Peserta pelatihan terdiri dari guru-guru dan pegawai MTsN 3 Kota Surabaya yang hadir antusias dan aktif berpartisipasi. Sesi praktik menjadi momen penting, di mana peserta dibagi kelompok untuk merancang konsep rubrik, menyusun naskah singkat, dan membuat mock-up halaman majalah digital. Antusiasme terlihat dari berbagai pertanyaan teknis dan ide-ide kreatif yang muncul, seperti penggabungan konten pembelajaran interaktif, rubrik karya siswa, liputan kegiatan madrasah, serta kolom motivasi dan pengembangan karakter. Beberapa peserta juga mengusulkan integrasi konten majalah dengan program ekstrakurikuler dan kompetisi antarsiswa.
Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis pembuatan majalah digital, tetapi juga menyoroti pentingnya etika jurnalistik, perlindungan data pribadi siswa, dan tata kelola hak cipta ketika menggunakan gambar dan karya digital. Pemateri menekankan prosedur persetujuan orang tua untuk publikasi foto siswa serta pentingnya verifikasi informasi guna menjaga kredibilitas isi majalah.
Dampak yang diharapkan dari kegiatan ini meliputi peningkatan kapasitas guru dalam memanfaatkan media digital untuk komunikasi dan pembelajaran, terwujudnya majalah digital madrasah yang berkualitas sebagai sarana promosi dan dokumentasi, serta terciptanya budaya menulis dan berkarya di kalangan siswa dan tenaga kependidikan. Pelatihan juga membuka peluang kolaborasi lanjutan, seperti pendampingan teknis pembuatan edisi perdana, workshop lanjutan tentang multimedia, dan pembentukan tim redaksi yang berkelanjutan.
Secara keseluruhan, pelatihan pembuatan majalah digital di MTsN 3 Kota Surabaya berjalan dinamis dan produktif. Dukungan kepala madrasah, keahlian pemateri dari Media Guru, serta semangat peserta menjadi modal penting bagi upaya transformasi literasi digital di lingkungan madrasah. Ke depan, diharapkan majalah digital ini dapat menjadi salah satu media efektif untuk menampilkan potensi siswa, mendukung pembelajaran kontekstual, dan memperkuat citra institusi madrasah di kancah lokal maupun digital. (Abd)
Share This Post To :
Kembali ke Atas
Berita Lainnya :
- MTsN 3 Kota Surabaya Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026
- Menebar Keimanan dan Kepedulian Melalui Penyembelihan Hewan Qurban di MTsN 3 Kota Surabaya
- Penutupan Service Learning di MTsN 3 Kota Surabaya
- Perpisahan Mahasiswa MBKM UINSA 2026
- Semangat Disiplin dan Prestasi Warnai Upacara Bendera di MTsN 3 Kota Surabaya
Kembali ke Atas
