• 2025 gambar 1
  • 2025 gambar 2
  • 2025 gambar 3

Selamat Datang di Website MTsN 3 KOTA SURABAYA. Terima Kasih Kunjungannya

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


MTsN 3 KOTA SURABAYA

NPSN : 20583877

Jl.Medokan Asri Tengah Surabaya


info@mtsn3kotasurabaya.sch.id

TLP : 031-8713429


          

Prestasi Siswa


Silver Medalist

Silver Medalist Bidang Study Bahasa Inggris SMP dalam kegiatan Olimpiade Gemilang Nusantara pada 5 Juli 2025



:: Selengkapnya

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 1010380
Pengunjung : 342567
Hari ini : 54
Hits hari ini : 1086
Member Online : 0
IP : 216.73.216.111
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla

Status Member

Penguatan Nilai-Nilai Moderasi Beragama Kader Bunda Modis Madrasah




Dharma Wanita Persatuan Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya mengadakan Diseminasi Penguatan Nilai-Nilai Moderasi Beragama Kader Bunda Modiis Madrasah di MAN Kota Surabaya. MTsN 3 Kota Surabaya mengirim 3 orang guru untuk mengikuti diseminasi ini. Ketiga guru tersebut antara lain, Leny Diah Safitri, S.Pd, Dwi Mariana, S.Pd dan Niswatul Mustafidah, S.Pd.


Acara dimulai tepat pukul 07.30 dengan dibuka oleh bapak Drs.H. Fathorrakhman, M.Pd-Kepala MAN Surabaya selaku tuan rumah dan juga ibu Indah Novita Pardi selaku Ketua DWP Kankemenag Kota Surabaya. Dalam sambutannya bapak Drs. H. Fathorrakhman mengatakan bahwa moderasi beragama sangat penting diajarkan pada siswa-siswi madrasah untuk lebih memperkuat rasa cinta tanah air generasi saat ini. Lebih lanjut beliau juga mengungkapkan bahwa Madrasah tidak kalah dengan sekolah umum hal ini dibuktikan dengan banyaknya alumni MAN Kota Surabaya yang diterima di perguruan tinggi negeri bukan hanya PTN di Surabaya tapi juga di luar kota Surabaya.


Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi moderasi beragama oleh tim Narasumber dari DWP Kankemenag kota Surabaya. Diawali dengan diputarnya video pelajar di jepang yang menunjukkan rasa toleransi pada temannya seorang pelajar muslim. Ada beberapa kasus intoleransi di Indonesia yang dijelaskan, antara lain pada Januari 2021 ada 46 siswi non muslim di SMKN 2 Padang yang dipaksa untuk memakai jilbab disekolah tersebut, ada juga Siswi Muslim SMAN 1 Maimere, Kabupaten Sikka NTT dilarang menggunkan jilbab dengan alasan sekolah memberlakukan disiplin berseragam berdasarkan peraturan mendikbud tahun 2014. Dijelaskan juga alasan pentingnya pendidikan moderasi beragama di lingkungan sekolah/madrasah, antara lain Islam itu moderat, Indonesia itu beragam dan memahami moderasi beragama saja itu tidak cukup perlu mempraktikkan nilai moderat tersebut.


Ada 4 Indikator Nilai Moderasi Beragama yaitu, komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan dan adaptif terhadap kebudayaan lokal. Diseminasi ini dilengkapi dengan simulasi media game moderasi beragama yang dipandu oleh tim Narasumber. Diharapkan setelah mengikuti diseminasi moderasi beragama ini, kader moderasi beragama dari tiap madrasah bisa mempraktikkan di sekolah masing-masing. (Dma)



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :





   Kembali ke Atas