Penguatan Nilai-Nilai Moderasi Beragama Kader Bunda Modis Madrasah

Dharma Wanita Persatuan Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya mengadakan Diseminasi Penguatan Nilai-Nilai Moderasi Beragama Kader Bunda Modiis Madrasah di MAN Kota Surabaya. MTsN 3 Kota Surabaya mengirim 3 orang guru untuk mengikuti diseminasi ini. Ketiga guru tersebut antara lain, Leny Diah Safitri, S.Pd, Dwi Mariana, S.Pd dan Niswatul Mustafidah, S.Pd.
Acara dimulai tepat pukul 07.30 dengan dibuka oleh bapak Drs.H. Fathorrakhman, M.Pd-Kepala MAN Surabaya selaku tuan rumah dan juga ibu Indah Novita Pardi selaku Ketua DWP Kankemenag Kota Surabaya. Dalam sambutannya bapak Drs. H. Fathorrakhman mengatakan bahwa moderasi beragama sangat penting diajarkan pada siswa-siswi madrasah untuk lebih memperkuat rasa cinta tanah air generasi saat ini. Lebih lanjut beliau juga mengungkapkan bahwa Madrasah tidak kalah dengan sekolah umum hal ini dibuktikan dengan banyaknya alumni MAN Kota Surabaya yang diterima di perguruan tinggi negeri bukan hanya PTN di Surabaya tapi juga di luar kota Surabaya.
Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi moderasi beragama oleh tim Narasumber dari DWP Kankemenag kota Surabaya. Diawali dengan diputarnya video pelajar di jepang yang menunjukkan rasa toleransi pada temannya seorang pelajar muslim. Ada beberapa kasus intoleransi di Indonesia yang dijelaskan, antara lain pada Januari 2021 ada 46 siswi non muslim di SMKN 2 Padang yang dipaksa untuk memakai jilbab disekolah tersebut, ada juga Siswi Muslim SMAN 1 Maimere, Kabupaten Sikka NTT dilarang menggunkan jilbab dengan alasan sekolah memberlakukan disiplin berseragam berdasarkan peraturan mendikbud tahun 2014. Dijelaskan juga alasan pentingnya pendidikan moderasi beragama di lingkungan sekolah/madrasah, antara lain Islam itu moderat, Indonesia itu beragam dan memahami moderasi beragama saja itu tidak cukup perlu mempraktikkan nilai moderat tersebut.
Ada 4 Indikator Nilai Moderasi Beragama yaitu, komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan dan adaptif terhadap kebudayaan lokal. Diseminasi ini dilengkapi dengan simulasi media game moderasi beragama yang dipandu oleh tim Narasumber. Diharapkan setelah mengikuti diseminasi moderasi beragama ini, kader moderasi beragama dari tiap madrasah bisa mempraktikkan di sekolah masing-masing. (Dma)
Share This Post To :
Kembali ke Atas
Berita Lainnya :
- MTsN 3 Kota Surabaya Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026
- Menebar Keimanan dan Kepedulian Melalui Penyembelihan Hewan Qurban di MTsN 3 Kota Surabaya
- Penutupan Service Learning di MTsN 3 Kota Surabaya
- Perpisahan Mahasiswa MBKM UINSA 2026
- Semangat Disiplin dan Prestasi Warnai Upacara Bendera di MTsN 3 Kota Surabaya
Kembali ke Atas
