• 2025 gambar 1
  • 2025 gambar 2
  • 2025 gambar 3

Selamat Datang di Website MTsN 3 KOTA SURABAYA. Terima Kasih Kunjungannya

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


MTsN 3 KOTA SURABAYA

NPSN : 20583877

Jl.Medokan Asri Tengah Surabaya


info@mtsn3kotasurabaya.sch.id

TLP : 031-8713429


          

Prestasi Siswa


Juara 3

Seni Tunggal Tangan Kosongan Putri Tapak Suci Student National Championship 2025 di GOR Pertamina Universitas Barawijaya Malang pada 28-29 Juli 2025



:: Selengkapnya

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 1010017
Pengunjung : 342545
Hari ini : 33
Hits hari ini : 723
Member Online : 0
IP : 216.73.216.111
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla

Status Member

Halal Bi halal MTsN 3 Kota Surabaya




MTsN 3 Kota Surabaya. Jumat (15/6) tepatnya 10 Syawal 1440 H merupakan hari yang fitri bagi keluarga besar MTsN 3 Kota Surabaya, karena hari itu semua keluarga besar MTsN 3 Kota Surabaya mulai dari siswa kelas 7,8,9 , dan bapak/Ibu Guru serta pegawai saling bermaaf-maafan di Masjid Ulul Al Baab MTsN 3 Kota Surabaya.
Halal bi halal di awali dengan sambutan kepala Madrasah, Mas’ud,S.Pd.,M.Pd. dalam sambutannya Mas’ud menjelaskan tentang ucapan dan tulisan dalam moment idul fitri anak-anak harus betul-betul memahami  makna/artinya, khususnya dalam bahasa Arab.
Dalam halal bi halal tersebut juga ada tausiyah yang disampaikan oeh Ust. Kardi,S.Pd.,M.Pd. tentang Jamu Jati Kendi yang memiliki arti Jamu ( Jaga Mulut ) kita selalu harus selalu menjaga mulut, karena dengan ucapan kita bisa berhubungan baik atau sebaliknya dengan sesama manusia. Jati ( Jaga Hati) kita harus selalu memilik hati yang baik selalu berpikir yang positif, karena hati itu diibaratkan seperti ceret, apa yang keluar itu sesuai yang ada di dalamnya. Jika isinya air  yang putih jernih meskipun tempatnya jelek, keluarnya juga air yang jernih, tapi kalo air itu keruh dan kotor meskipun di tempat yang bagus , maka yang keluar juga keruh dan kotor. Kendil ( kendalikan diri ) kita harus selalu bisa mengendalikan hawa nafsu.
Kegiatan halal bi Halal ditutup dengan  bersalaman antara siswa dengan Bapak/Ibu Guru serta pegawai untuk memohon maaf, meminta ridha dari Bapak/Ibu Guru dan pegawai supaya mendapatkan ilmu yang bermanfaat. (Dewi)



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :





   Kembali ke Atas